<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lovesomatic[dot]orgy</title>
	<atom:link href="http://www.lovesomatic.org/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.lovesomatic.org</link>
	<description>The Psychosomatic Sides of Love &#38; Relationship</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Aug 2010 21:01:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Apa yang Diinginkan Perempuan ?</title>
		<link>http://www.lovesomatic.org/apa-yang-diinginkan-perempuan.html</link>
		<comments>http://www.lovesomatic.org/apa-yang-diinginkan-perempuan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 04:56:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Man vs. Woman]]></category>
		<category><![CDATA[emansipasi]]></category>
		<category><![CDATA[feminisme]]></category>
		<category><![CDATA[keinginan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[psikoanalisa]]></category>
		<category><![CDATA[Sigmund Freud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lovesomatic.org/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Hingga meninggalnya, Sigmund Freud meninggalkan pertanyaan terbesar yang belum sempat ditemukan jawabannya : "What does a woman want?" (Apa yang Diinginkan Perempuan ?)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="lightbox" href="http://www.lovesomatic.org/wp-content/uploads/Grace-Kelly.jpg" title="Grace Kelly"><img class="alignleft" title="Grace Kelly" src="http://www.lovesomatic.org/wp-content/uploads/Grace-Kelly.jpg" alt="Grace Kelly" width="300" height="200" /></a></p>
<p>Hingga meninggalnya, <span style="text-decoration: underline;">Sigmund Freud</span> meninggalkan <strong>pertanyaan terbesar</strong> yang belum sempat ditemukan jawabannya :</p>
<p><strong><em>&#8220;What does a woman want?&#8221; </em></strong></p>
<p><strong>(</strong><strong>Apa yang Diinginkan Perempuan ?)</strong><strong><em> </em></strong></p>
<p>Ironis, dibandingkan dengan puluhan buku, artikel dan jurnal psikologi yang berhasil menempatkannya sebagai salah satu figur paling berpengaruh pada masa modern.</p>
<p>Jadi, kalau seorang bapak <span style="text-decoration: underline;">psikoanalisa</span> saja sampai nggak tahu, apalagi kami&#8230;<strong>laki-laki biasa di seluruh planet ini</strong>&#8230; :&#8217;(<span id="more-86"></span></p>
<p>Lalu, dengan cara seperti apa pula kami akan mencoba memahami ? Sedangkan kalian sendiri, sebagian besar perempuan, juga kayaknya nggak tahu apa yang kalian inginkan.</p>
<p>Kadang, sebagai laki-laki, kami kurang percaya bahwa dunia ini lebih diciptakan untuk laki-laki seperti yang dituduhkan perempuan. Atau, seperti yang disuarakan gerakan feminisme sedunia, laki-laki lebih banyak menikmati fasilitas kehidupan daripada perempuan.</p>
<p>Ambil contoh, lebih banyak tabloid dan majalah perempuan daripada pers maskulin, misalnya. Harusnya itu mencerminkan lebih banyaknya referensi buat perempuan untuk mengambil keputusan-keputusan hidup. Atau, sebenarnya, jangan-jangan, lebih banyak perempuan yang <em>clueless</em>. Nggak tahu, apa sih yang sebenarnya mereka sendiri inginkan&#8230; (smiley confused)</p>
<p>Contoh yang lainnya masih banyak. Kapitalisme ternyata sepertinya juga lebih memanjakan perempuan. Lihat saja, lebih banyak produk yang disasarkan kepada konsumen perempuan. Entah berkaitan dengan kosmetik atau barang kebutuhan sehari-hari. Jadinya, sekarang lebih banyak perempuan yang sering termenung ketika berada di depan rak supermarket. &#8220;<em>Ehm, beli yang mana yaa&#8230;?</em>&#8221; Bisa jadi, ini dikarenakan konsultan marketing tahu satu hal. Perempuan lebih sulit menentukan pilihan. Perempuan nggak tahu apa sebenarnya yang mereka inginkan. Jadi, ada celah bagi <em>advertisment </em>melalui <em>product image</em> dan <em>brand awareness</em> agar perempuan <strong>seolah</strong> tahu apa yang mereka inginkan.</p>
<p>Untuk urusan cinta dan <em>relationship</em>, permasalahannya malah makin kompleks. Kami laki-laki mungkin lebih sederhana dan apa adanya. Perempuan yang<em> smart</em>(bukan sekedar pintar) dan baik hati(plus bonus agak cakep dikit biar ga dituduh naif <img src='http://www.lovesomatic.org/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  ), sudah terlalu cukup. Ajukan pertanyaan kepada 10 cowok, misalnya : &#8220;<em>Loe mau cewe yg gmn ?</em>&#8221;</p>
<p>Bisa ditebak, jawabannya mungkin nggak terlalu jauh. Delapan dari 10 laki-laki normal jawabannya kemungkinan besar akan ada di kisaran itu.<em> See, girls, we&#8217;re that simple&#8230;</em></p>
<p>Sekarang kalau dibalik, pertanyaan yang sama. Laki-laki seperti apa yang diinginkan perempuan ?</p>
<p>Berani jamin, daftar jawabannya akan lebih panjang dari daftar belanjaan.</p>
<p><em>&#8220;Aku mau laki-laki yang setia&#8230;.&#8221;</em></p>
<p><em>&#8220;Aku mau laki-laki yang mapan&#8230;&#8221; </em>(<em>baca tajir</em>) <img src='http://www.lovesomatic.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>&#8220;Aku mau laki-laki yang perhatian&#8230;&#8221;</em></p>
<p><em>&#8220;Aku mau laki-laki yang&#8230;begini&#8230;begitu&#8230;&#8221;</em></p>
<p>Dan seterusnya&#8230;dan seterusnya &#8230;.</p>
<p>Kenapa ya nggak ada perempuan yang kemauannya <strong>sedehana </strong>saja, misal&#8230;</p>
<p>&#8220;Aku mau laki-laki yang mau menemaniku melihat hujan&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8220;Aku mau laki-laki yang mau berbagi kopi sore ketika duduk di teras menunggu matahari terbenam&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8220;Aku mau laki-laki yang bisa menjadi teman, dalam arti yang sebenarnya&#8230;&#8221;</p>
<p>Mungkin pertanyaan-pertanyaan itu terlalu dangkal. Yah, mungkin saja&#8230;Tapi, di balik kesederhanaan itu mungkin justru ada makna yang lebih mendalam.</p>
<p><em>At last</em>, ijinkan kami laki-laki bertanya, <strong>sekali lagi</strong>. Wahai perempuan sedunia,</p>
<h3><span style="text-decoration: underline;"> </span><strong><span style="text-decoration: underline;">Apa sih yang sebenarnya kalian inginkan</span></strong><strong> ?</strong></h3>
<p><strong> </strong></p>
<blockquote><p>Laki-laki paling beruntung di dunia adalah laki-laki yang tahu siapa yang diinginkannya (Jack Nicholson dalam &#8216;<em>As Good As It Gets</em>&#8216;)</p></blockquote>
<!-- PHP 5.x --><h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apa-yang-diinginkan-perempuan.html" title="apa sih yang diinginkan wanita">apa sih yang diinginkan wanita</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apa-yang-diinginkan-perempuan.html" title="apa yg diinginkan wanita">apa yg diinginkan wanita</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apa-yang-diinginkan-perempuan.html" title="sebenarnya apa yang diinginkan wanita">sebenarnya apa yang diinginkan wanita</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apa-yang-diinginkan-perempuan.html" title="Pengertian orgy">Pengertian orgy</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apa-yang-diinginkan-perempuan.html" title="arti orgy">arti orgy</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apa-yang-diinginkan-perempuan.html" title="yang diinginkan perempuan">yang diinginkan perempuan</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apa-yang-diinginkan-perempuan.html" title="arti orgi">arti orgi</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apa-yang-diinginkan-perempuan.html" title="PERHATIAN SEPERTI APA YANG DIINGINKAN WANITA">PERHATIAN SEPERTI APA YANG DIINGINKAN WANITA</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apa-yang-diinginkan-perempuan.html" title="apa yang diinginkan perempuan">apa yang diinginkan perempuan</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apa-yang-diinginkan-perempuan.html" title="ap yg sebenernya yg di inginkan cewek">ap yg sebenernya yg di inginkan cewek</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 13.944 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lovesomatic.org/apa-yang-diinginkan-perempuan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>109</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Cinta butuh alasan ?</title>
		<link>http://www.lovesomatic.org/apakah-cinta-butuh-alasan.html</link>
		<comments>http://www.lovesomatic.org/apakah-cinta-butuh-alasan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 18:46:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Love & Relationship]]></category>
		<category><![CDATA[alasan cinta]]></category>
		<category><![CDATA[day dreamer]]></category>
		<category><![CDATA[idealis]]></category>
		<category><![CDATA[snowball effect]]></category>
		<category><![CDATA[utopis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lovesomatic.org/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Does Love Need A Reason? Terus terang, agak bingung jawabnya. Kalo nggak ada alasannya, ntar dikira sok idealis, day-dreamer lah atau malah utopis ? Dweeh... Tapi, kalau ada alasannya, gimana kalo alasan itu hilang. Apakah hilangnya alasan untuk mencintai juga berarti juga hilangnya cinta ? ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="lightbox" href="http://www.lovesomatic.org/wp-content/uploads/Big-Heart.jpg" title="Big Heart"><img class="alignleft" title="Big Heart" src="http://www.lovesomatic.org/wp-content/uploads/Big-Heart.jpg" alt="Big Heart" width="300" height="298" /></a></p>
<blockquote><p>Does Love Need A Reason?</p></blockquote>
<p>Terus terang, agak bingung jawabnya. Kalo nggak ada alasannya, ntar dikira sok idealis, <em>day-dreamer</em> lah atau malah utopis ? <em>Dweeh&#8230;</em></p>
<p>Tapi, kalau ada alasannya, gimana kalo alasan itu hilang. Apakah hilangnya alasan untuk mencintai juga berarti juga hilangnya cinta ? <span id="more-82"></span></p>
<p>Berdasarkan pengalaman, hampir semua mantan pacar dulu selalu nanya :</p>
<p><em>&#8220;Kenapa suka aku ?&#8221; </em>(dengan pandangan menyelidik , seolah memastikan semua <em>gestures </em>akan mendukung jawaban)</p>
<p>Atau pertanyaan <em>derivative</em>-nya yang lebih <em>tricky </em>lagi :</p>
<p>Kenapa milih aku, bukan yang yang lain ? (<em>&#8220;Syukur milih kamu&#8221;,  dalam hati saja&#8221;</em> <img src='http://www.lovesomatic.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  )</p>
<p>Kenapa seh, kalo dibilang <strong>nggak tau </strong>alasannya, (hampir) selalu (kebanyakan) perempuan seolah nggak terima.</p>
<p>Sepertinya, lebih banyak perempuan yang menganut teori bahwa cinta harus beralasan. Benarkah<em> </em>?</p>
<p>Padahal, nggak menemukan alasannya bukan berarti tidak merasakannya. Ini masalah rasa,  Jeung. Sulit ngukurnya, susah ngungkapinnya. Mungkin <span style="text-decoration: underline;">Sapir–Whorf hypothesis</span> bener, suatu kata akan mempengaruhi pemikiran pengucapnya. <em>Dus</em>, agak susah membayangkan maksud yang diinginkan akan terepresentasikan secara sempurna melalui bahasa. Distorsi pemahaman akan selalu terjadi diantara komunitas pembicaranya. Kata <strong>manis</strong>, misalnya. Terlalu sederhana untuk mengungkapkan perbedaan rasa Wall&#8217;s Conello dan bibir seseorang.  <img src='http://www.lovesomatic.org/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  Hee, simplikasi? <em>Biarin&#8230;.</em></p>
<p><em>This kind of conservation</em> seringkali juga menghasilkan <em>snowball effect</em>.</p>
<p>&#8220;Apa buktinya ?&#8221;   <em>(Bah, bukti pula&#8230;)</em></p>
<p>Terus, kami harus gimana ?</p>
<p>Terjun dari lantai 5 ?</p>
<p>Menabrakkan diri ke pohon ?</p>
<p>Lari telanjang ?</p>
<p>Konyol.</p>
<p>But<span style="text-decoration: line-through;">t</span>, anehnya lagi, (sebagian?) perempuan juga nggak bisa terima dengan jawaban standar atas alasan cinta.</p>
<p><em>&#8220;Cause you&#8217;re beautiful&#8230;&#8221;</em></p>
<p><em>&#8220;Cause your voice is sweet&#8230;&#8221;</em></p>
<p><em>&#8220;Cause of your smile&#8230;&#8221;</em></p>
<p>Jangankan di pihak perempuan, para laki-laki yang ngomong juga sebenarnya ngrasa agak <em>shallow</em>. Tapi, yah&#8230;gimana lagi, daripada nggak ngomong hayooo&#8230;.</p>
<p>Lanjut. Ada juga seh pilihan yang kesannya sedikit lebih w<em>hole-heartedly</em> :</p>
<p><em>&#8220;Cause you are thoughtful&#8230;&#8221;</em></p>
<p><em>&#8220;Cause you are different&#8230;&#8221;</em></p>
<p><strong><em>And the lady, again, was not satisfied with the answer, at all.</em></strong></p>
<p>So, does love need <strong>a reason</strong> ?</p>
<p>Let the decision be yours&#8230;</p>
<blockquote><p>PS : It&#8217;s everything that shape the whole YOU.</p>
<p>I L U because of YOU.</p>
<p>Period.</p></blockquote>
<!-- PHP 5.x --><h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apakah-cinta-butuh-alasan.html" title="cinta tak butuh alasan">cinta tak butuh alasan</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apakah-cinta-butuh-alasan.html" title="cinta tak beralasan">cinta tak beralasan</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apakah-cinta-butuh-alasan.html" title="apakah cinta butuh alasan">apakah cinta butuh alasan</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apakah-cinta-butuh-alasan.html" title="cinta butuh alasan">cinta butuh alasan</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apakah-cinta-butuh-alasan.html" title="ALASAN CINTA">ALASAN CINTA</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apakah-cinta-butuh-alasan.html" title="cinta tidak butuh alasan">cinta tidak butuh alasan</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apakah-cinta-butuh-alasan.html" title="apakah cinta itu beralasan">apakah cinta itu beralasan</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apakah-cinta-butuh-alasan.html" title="apakah cinta butuh alasan?">apakah cinta butuh alasan?</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apakah-cinta-butuh-alasan.html" title="cinta butuh alasan?">cinta butuh alasan?</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/apakah-cinta-butuh-alasan.html" title="big HEART">big HEART</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 16.096 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lovesomatic.org/apakah-cinta-butuh-alasan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cinta Tidak Harus Memiliki ?</title>
		<link>http://www.lovesomatic.org/cinta-tidak-harus-memiliki.html</link>
		<comments>http://www.lovesomatic.org/cinta-tidak-harus-memiliki.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 17:51:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Love & Relationship]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[memiliki]]></category>
		<category><![CDATA[pengorbanan]]></category>
		<category><![CDATA[takdir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lovesomatic.org/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[“Love does not always mean to posses” Is it so? Basi. Kalimat ini rasanya hampir selalu terdengar melalui lirik lagu, puisi, atau novel picisan. Paling nggak, kita akan mendengar kalimat ini dari seorang teman yang mencoba menghibur dirinya sendiri ketika cintanya nggak kesampaian atau berantakan di tengah jalan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="lightbox" href="http://www.lovesomatic.org/wp-content/uploads/Somebody-is-watching-us.jpg" title="Somebody is watching us"><img class="alignleft" title="Somebody is watching us" src="http://www.lovesomatic.org/wp-content/uploads/Somebody-is-watching-us.jpg" alt="Somebody is watching us" width="300" height="200" /></a></p>
<blockquote><p>“Love does not always mean to posses”</p></blockquote>
<p><strong>Is it so?</strong></p>
<p>Basi. Kalimat ini rasanya hampir selalu terdengar melalui lirik lagu, puisi, atau novel picisan. Paling nggak, kita akan mendengar kalimat ini dari seorang teman yang mencoba menghibur dirinya sendiri ketika cintanya nggak kesampaian atau berantakan di tengah jalan. <img src='http://www.lovesomatic.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> <span id="more-77"></span></p>
<p><em>For me</em>, kalimat ini rasanya lebih tepat untuk diartikan sebagai kalimat penghiburan daripada mengartikannya sama dengan arti harfiahnya. Terlalu naif ketika seseorang jatuh cinta tapi dia tidak mengharap untuk memilikinya.</p>
<p>Tapi, bukankah cinta merupakan bentuk pengorbanan tanpa adanya balasan ?</p>
<p>OK. <em>This might be true</em>.</p>
<p><em>Afterall, we’re just human being</em>. Bukan malaikat. Apa salahnya mempunyai keinginan ?</p>
<p>Ketika kita mencintai seseorang, sangat manusiawi sekali bila kita ingin memilikinya.</p>
<p>Ambil contoh ketika kita melihat suatu barang di toko, kita menyukai dan ingin memilikinya. Tapi kita tidak mempunyai uang yang cukup, maka kita akan berusaha untuk memilikinya, mungkin dengan menabung, mengorbankan keperluan untuk membeli yang lain, mungkin dengan mengurangi jatah uang makan, pokoknya segala macam cara akan ditempuh untuk membeli barang yang kita suka itu.</p>
<p>Seperti itulah cinta, ketika kita menemukan orang yang kita cintai maka kita akan berusaha untuk mendapatkannya, bahkan dengan melakukan hal-hal yang paling memalukan ataupun hal-hal yang diluar batas kewarasan.  <em>Bugil in public is not included</em> <img src='http://www.lovesomatic.org/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tapi itulah pengorbanan untuk cinta. <em>And it’s worth</em>.</p>
<p>Pengorbanan adalah usaha untuk mendapatkan cinta. Bukanlah pengorbanan berupa kita tidak mengharapkan balasan.</p>
<p>Ketika kita sudah berusaha tapi ternyata dia lebih memilih yang lain atau ternyata kita tidak cocok dengan dia bukan berarti kesimpulannya adalah cinta tidak harus memiliki, tapi takdir membatasi kita untuk memilikinya</p>
<p><em>Again</em>, “Cinta tidak harus memiliki” ?</p>
<p>Rasanya seperti mengikuti undian berhadiah saja. Menang syukur, nggak menang juga nggak apa-apa.</p>
<p>Cinta mungkin akan bertepuk sebelah tangan. <em>So, what?</em> Sakit adalah bagian dari hidup. Setiap orang yang pernah merasakan cinta, dan kemudian patah hati, pasti akan bisa jatuh cinta lagi. Setiap orang punya terlalu banyak cinta untuk hanya diberikan pada seseorang yang tidak layak untuk memaknainya.</p>
<p>So, kalimat  “cinta tak harus memiliki” mungkin harus direvisi.</p>
<p><strong>“Ada cinta yang tak bisa dimiliki.”</strong></p>
<p><em>And life goes on ….</em></p>
<!-- PHP 5.x --><h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-tidak-harus-memiliki.html" title="NOVEL CINTA TAK HARUS MEMILIKI">NOVEL CINTA TAK HARUS MEMILIKI</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-tidak-harus-memiliki.html" title="cinta tidak harus memiliki">cinta tidak harus memiliki</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-tidak-harus-memiliki.html" title="cinta tak harus memiliki">cinta tak harus memiliki</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-tidak-harus-memiliki.html" title="cinta bukan untuk dimiliki">cinta bukan untuk dimiliki</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-tidak-harus-memiliki.html" title="mencintai tidak harus memiliki">mencintai tidak harus memiliki</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-tidak-harus-memiliki.html" title="Mencintai bukan berarti harus memiliki">Mencintai bukan berarti harus memiliki</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-tidak-harus-memiliki.html" title="kalimat cinta tak harus memiliki">kalimat cinta tak harus memiliki</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-tidak-harus-memiliki.html" title="cinta ga harus memiliki">cinta ga harus memiliki</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-tidak-harus-memiliki.html" title="ketika cinta tak harus memiliki">ketika cinta tak harus memiliki</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-tidak-harus-memiliki.html" title="cinta bukan berarti harus memiliki">cinta bukan berarti harus memiliki</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 11.308 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lovesomatic.org/cinta-tidak-harus-memiliki.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Waktu Itu Tiba&#8230;</title>
		<link>http://www.lovesomatic.org/ketika-waktu-itu-tiba.html</link>
		<comments>http://www.lovesomatic.org/ketika-waktu-itu-tiba.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 16:54:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Love & Relationship]]></category>
		<category><![CDATA[alasan menikah]]></category>
		<category><![CDATA[keputusan]]></category>
		<category><![CDATA[menikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lovesomatic.org/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai orang yang belum menikah, saya sering bertanya-tanya kapankah waktu yang tepat untuk mengambil keputusan MENIKAH.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="lightbox" href="http://www.lovesomatic.org/wp-content/uploads/Fortune-Cookie.jpg" title="Fortune Cookie"><img class="alignleft" title="Fortune Cookie" src="http://www.lovesomatic.org/wp-content/uploads/Fortune-Cookie.jpg" alt="Fortune Cookie" width="300" height="225" /></a>Sebagai orang yang <span style="text-decoration: line-through;">tidak akan</span> belum menikah, saya sering bertanya-tanya kapankah waktu yang tepat untuk mengambil keputusan <strong>MENIKAH</strong>.</p>
<p>Apakah keputusan itu akan sangat tergantung pada &#8220;<strong><em>person</em></strong>&#8221; ataukah &#8220;<strong><em>situation</em></strong>&#8220;.</p>
<p>Artinya begini, jika itu tergantung pada aspek person, kehadiran seseoranglah yang akan menentukan &#8220;<em>when the right time is</em>&#8220;.</p>
<p>Seseorang itu pula yang tiba-tiba membuat kita amat sangat yakin sekali bahwa kita harus menikah <strong>SEKARANG</strong>.<span id="more-61"></span></p>
<p>Ataukah, keputusan itu lebih tergantung <em>situationally</em>. Misalnya, karena semua faktor yang dibutuhkan untuk menikah sudah terpenuhi; umur, materi, tuntutan orang tua, kesiapan mental and <em>so on</em>.</p>
<p>Kemungkinan yang paling mudah, dari perspektif <em>unmarried man</em>, bisa jadi keputusan itu merupakan kompromi dari 2 unsur tadi, <em>person </em>dan <em>situation</em>.</p>
<p>Tapi, itu bukan berarti pertanyaannya terjawab dengan gampang. Seperti apa proporsinya ? <em>Person </em>40, <em>Situation </em>60 ? <em>Person </em>60, <em>Situation </em>40 ? Atau, <em>fifty-fifty</em> ?</p>
<p>Tapi, benarkah se-<em>simple </em>itu kalkulasinya ? Bahkan untuk mengira-ngira takaran prosentase itupun bukan perkara mudah.</p>
<p>Atau justru, seharusnya tidak ada perhitungan semacam itu sama sekali. &#8220;<em>Well</em>, bro&#8230;<em>we just know it</em>&#8230;,&#8221; seperti kata seorang teman yang telah menikah.</p>
<p>&#8220;Keberuntungan selalu beserta orang-orang yang berani&#8221;, kata teman lainnya yang akan menikah bulan depan, mengutip <a title="Machiavelli" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Niccolò_Machiavelli">Machiavelli</a>.</p>
<p>Masalahnya kawan, benarkah ini <em>merely </em>masalah <em>feeling</em>. Gimana kalau insting kita salah ?</p>
<p>Ini juga bukan masalah berani dan tidak berani. Sekedar berani tidak akan bisa menjawab pertanyaan : <strong><em>What next&#8230;?</em></strong></p>
<p>C`mon, KAWIN, man ! Ini adalah salah satu keputusan terbesar dalam hidup seseorang.</p>
<p>&#8220;Gimana kalau keputusan itu salah ?”</p>
<p>&#8220;Gimana kalau apa yang terlihat di permukaan itu ternyata jauh lebih dalam ?&#8221;</p>
<p>Akhirnya, diskusi spontan dengan beberapa teman seperjuangan di sebuah kafe sekitaran Tunjungan itu tidak menghasilkan komunike apapun. Sama saja seperti pembicaraan kami yang sudah-sudah, dengan topik yang kurang lebih sama, tapi dengan panelis dan <em>venue </em>yang berbeda.</p>
<p>Perjalanan pulang. Di tengah alunan suara Daniel Sahuleka :</p>
<p><em>Don&#8217;t sleep away this night my baby</em></p>
<p><em>Please stay with me at least till dawn</em></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>&#8220;Jangan-jangan kita emang pengecut ?,&#8221; tanya Agus dari balik asap tipis A-Mild-nya.</p>
<p>Mungkin. Tapi apa salahnya kalau kepengecutan itu menyediakan <em>delay time</em> yang lebih banyak. <em>Buying time</em>, sebelum mengambil keputusan yang terbaik, di saat <em>injury time</em>, jawab Edo seolah lebih untuk meyakinkan dirinya sendiri.</p>
<p>&#8220;Eniwei, pernikahan adalah waktu yang terlalu lama untuk cinta,&#8221; Agus menyitir novel Riri Sardjono.</p>
<p>&#8220;<em>Indeed</em>&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8220;Ha ha ha,&#8221; dan kedua &#8220;remaja paruh baya&#8221; itu menertawakan dirinya sendiri. Getir.</p>
<!-- PHP 5.x --><h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.lovesomatic.org/ketika-waktu-itu-tiba.html" title="Ketika itu">Ketika itu</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/ketika-waktu-itu-tiba.html" title="keputusan menikah">keputusan menikah</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/ketika-waktu-itu-tiba.html" title="saat waktu itu tiba">saat waktu itu tiba</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/ketika-waktu-itu-tiba.html" title="arti buying time">arti buying time</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/ketika-waktu-itu-tiba.html" title="orgy dengan teman">orgy dengan teman</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/ketika-waktu-itu-tiba.html" title="pernikahan adalah 2 orang yang berani">pernikahan adalah 2 orang yang berani</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/ketika-waktu-itu-tiba.html" title="Saat tiba waktu menikah">Saat tiba waktu menikah</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/ketika-waktu-itu-tiba.html" title="apa arti buying time">apa arti buying time</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/ketika-waktu-itu-tiba.html" title="saat yang tepat untuk ambil keputusan">saat yang tepat untuk ambil keputusan</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/ketika-waktu-itu-tiba.html" title="tiba saat menikah">tiba saat menikah</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.916 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lovesomatic.org/ketika-waktu-itu-tiba.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Emansipasi Laki-Laki ?</title>
		<link>http://www.lovesomatic.org/emansipasi-laki-laki.html</link>
		<comments>http://www.lovesomatic.org/emansipasi-laki-laki.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 16:16:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Man vs. Woman]]></category>
		<category><![CDATA[emansipasi laki-laki]]></category>
		<category><![CDATA[hak dan kewajiban]]></category>
		<category><![CDATA[kesetaraan gender]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lovesomatic.org/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Sumpah, ini tidak bermaksud sinis. Saya justru mendukung emansipasi, dan semua isu yang diperjuangkan oleh gerakan perempuan di Indonesia dan dunia. Kesetaraan gender, somehow, layak dan sudah seharusnya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="lightbox" href="http://www.lovesomatic.org/wp-content/uploads/Female-Green-Man.jpg" title="Female Green Man"><img class="alignleft" title="Female Green Man" src="http://www.lovesomatic.org/wp-content/uploads/Female-Green-Man.jpg" alt="Female Green Man" width="300" height="300" /></a>Sumpah, ini tidak bermaksud sinis. Saya justru mendukung emansipasi, dan semua isu yang diperjuangkan oleh gerakan perempuan di Indonesia dan dunia. Kesetaraan gender, <em>somehow</em>, layak dan sudah seharusnya.</p>
<p>Cuman, kadang-kadang kepikiran juga, apa iya arti emansipasi itu sudah dipahami oleh kaum perempuan sendiri ? Dimana pula batas emansipasi ? Soalnya, bukan nggak mungkin, emansipasi lebih dijadikan jargon ketika posisi perempuan terdesak dan berusaha menuntut hak yang setara. Tapi, pada saat bersamaan, “kelemahan” perempuan juga dijadikan “senjata” pada situasi-situasi dimana perempuan akan lebih diuntungkan.<span id="more-49"></span></p>
<p><em>“Kami kan cewek…., “ </em>begitu mungkin apologi kaum perempuan ketika saya juga menuntut perlakuan yang sama. Ga muluk-muluk kok, cuman dalam kehidupan sehari-hari yang wajar dan normal.</p>
<ul>
<li>Kenapa laki-laki yang bayar makanan waktu kencan dianggap biasa, tapi kalau perempuan yang bayar kami dituduh pelit ?</li>
<li>Kenapa selalu kami yang ikut ronda di poskamling, kenapa perempuan nggak diwajibkan ikut ?</li>
<li>Kenapa kalau atap bocor, harus selalu kami yang manjat genteng?</li>
<li>Kenapa perempuan boleh pakai rok mini ke kantor, tapi kami nggak boleh pakai celana pendek ?</li>
<li>Kenapa perempuan yang nggak bisa masak sekarang makin dianggap biasa, tapi kalau laki-laki bisa masak  dituduh gay ?</li>
<li>Kenapa hampir selalu kami yang nembak cewek duluan ?</li>
<li>Kenapa kami dituduh mellow kalau lagi patah hati, tapi perempuan  yang <em>desperate </em>dan bilang nggak butuh laki-laki cuman dituduh sok feminis ?</li>
<li>Kenapa posisi laki-laki di atas nggak disebut &#8216;<em>Man on Top</em>&#8216;, tapi misionaris ?</li>
<li>Kenapa laki-laki yang cuman pakai krim malam dituduh metroseksual?</li>
<li>Kenapa Circle-K nggak jualan kondom perempuan ?</li>
<li>Kenapa nggak ada <em>pantyliner </em>buat laki-laki ?</li>
</ul>
<p>Mungkin, sudah saatnya, saya, mewakili seluruh laki-laki Indonesia, juga menuntut hak dan kewajiban yang sama&#8230; Emansipasi laki-laki&#8230;</p>
<h3 style="text-align: center;">Hidup Laki-Laki !</h3>
<!-- PHP 5.x --><h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.lovesomatic.org/emansipasi-laki-laki.html" title="emansipasi laki-laki">emansipasi laki-laki</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/emansipasi-laki-laki.html" title="arti emansipasi">arti emansipasi</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/emansipasi-laki-laki.html" title="emansipasi laki laki">emansipasi laki laki</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/emansipasi-laki-laki.html" title="nggak butuh laki-laki">nggak butuh laki-laki</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/emansipasi-laki-laki.html" title="knp laki laki tdk mau bersumpah">knp laki laki tdk mau bersumpah</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/emansipasi-laki-laki.html" title="kenapa pria tidak boleh pakai rok">kenapa pria tidak boleh pakai rok</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/emansipasi-laki-laki.html" title="kenapa pria tidak bisa pakai rok">kenapa pria tidak bisa pakai rok</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/emansipasi-laki-laki.html" title="kenapa pria memakai rok disebut">kenapa pria memakai rok disebut</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/emansipasi-laki-laki.html" title="kenapa lelaki dengan lelaki dianggap gay dan perempuan dengan perempuan dianggap biasa?">kenapa lelaki dengan lelaki dianggap gay dan perempuan dengan perempuan dianggap biasa?</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/emansipasi-laki-laki.html" title="krim malam buat pria">krim malam buat pria</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 3.038 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lovesomatic.org/emansipasi-laki-laki.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cinta adalah ….</title>
		<link>http://www.lovesomatic.org/cinta-adalah.html</link>
		<comments>http://www.lovesomatic.org/cinta-adalah.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 23:13:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Love & Relationship]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cinta adalah]]></category>
		<category><![CDATA[Eric Segal]]></category>
		<category><![CDATA[Hemingway]]></category>
		<category><![CDATA[tai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lovesomatic.net/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Setelah disebut oleh jutaan lagu, sajak dan puisi dan lebih banyak lagi melalui kata-kata yang tak terucap, sebenarnya apa sih definisi Cinta ?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="lightbox" href="http://www.lovesomatic.org/wp-content/uploads/Love-Card.jpg" title="Love Card"><img class="alignleft" title="Love Card" src="http://www.lovesomatic.org/wp-content/uploads/Love-Card.jpg" alt="Love Card" width="300" height="169" /></a>Setelah disebut oleh jutaan lagu, sajak dan puisi dan lebih banyak lagi melalui kata-kata yang tak terucap, sebenarnya apa sih definisi Cinta ?</p>
<blockquote><p>&#8220;Cinta adalah pengorbanan,&#8221; kata si Paijo</p></blockquote>
<blockquote><p>&#8220;Cinta itu perjuangan, kata si Fafa</p></blockquote>
<blockquote><p>&#8220;Cinta hanyalah untuk orang bodoh,&#8221; kata si Mitha</p></blockquote>
<blockquote><p>&#8220;Cinta adalah tai dan aku adalah ayam jantan yang jongkok dan berkokok di atasnya,&#8221; kata Hemingway</p></blockquote>
<blockquote><p>&#8220;Cinta berarti tidak pernah ada penyesalan,&#8221; kata Eric Segal</p></blockquote>
<p><span id="more-5"></span>Sayangnya, definisi di atas lebih merupakan gambaran dari <strong>SIFAT </strong>cinta, bukan definisi atas <strong>KONSEP </strong>cinta itu sendiri. Demi mendudukkan Cinta sebagai sesuatu yang memenuhi unsur-unsur ilmiah, rasanya perlu mendefinisikan Cinta sebagai sebuah konsep yang utuh.</p>
<blockquote><p>Wikipedia Indonesia : Cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.</p></blockquote>
<p>Sayangnya lagi, ternyata cinta tidak akan juga bisa diselidiki melalui metode-metode ilmiah.</p>
<p>Cinta mungkin seperti Iman, ghaib dan hanya orang-orang yang memperoleh hidayah saja yang beruntung memperolehnya.</p>
<p>Unsur paling penting dari cinta adalah <strong>MENGALAMINYA</strong>&#8230;.</p>
<p>Hingga kita tak perlu repot mendefinisikan atau mencari referensinya karena kita tahu&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p style="text-align: center;"><strong>CINTA ITU ADA</strong></p>
<!-- PHP 5.x --><h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-adalah.html" title="kata kata cinta">kata kata cinta</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-adalah.html" title="kata-kata cinta">kata-kata cinta</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-adalah.html" title="cinta adalah">cinta adalah</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-adalah.html" title="kata2 cinta">kata2 cinta</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-adalah.html" title="kata kata love">kata kata love</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-adalah.html" title="cinta bodoh">cinta bodoh</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-adalah.html" title="definisi cinta">definisi cinta</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-adalah.html" title="cinta">cinta</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-adalah.html" title="KATA - KATA CINTA">KATA - KATA CINTA</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/cinta-adalah.html" title="sajak cinta">sajak cinta</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.351 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lovesomatic.org/cinta-adalah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HOT Scorpio : Love, Sex and Relationship</title>
		<link>http://www.lovesomatic.org/scorpio.html</link>
		<comments>http://www.lovesomatic.org/scorpio.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 06:58:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Astrolove]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[astrologi]]></category>
		<category><![CDATA[kepribadian]]></category>
		<category><![CDATA[scorpio]]></category>
		<category><![CDATA[zodiak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lovesomatic.net/hot-scorpio-love-sex-and-relationship.html</guid>
		<description><![CDATA[Well, mungkin ga ada zodiac yang se'panas' Scorpio. Betapa bahagianya bagi orang-orang yang berpasangangan dengan Scorpio. As horny as it could be dah …
Tapi, eit, tunggu dulu, orang-orang yang punya zodiac ini juga perlu diwaspadai. Penggoda, manipulatif, egois dan seabrek sisi negatifnya bakal nyusahin. Sumpah ! Nyusahin banget…kayak yang dialamin temen sendiri. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Scorpio (21 Oktober &#8211; 20 November)</strong></p>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.lovesomatic.org/wp-content/uploads/Scorpio.jpg" title="Scorpio"><img class="alignleft" title="Scorpio" src="http://www.lovesomatic.org/wp-content/uploads/Scorpio.jpg" alt="Scorpio" width="259" height="300" /></a><em>Well</em>, mungkin ga ada zodiac yang se&#8217;panas&#8217; Scorpio. Betapa bahagianya bagi orang-orang yang berpasangangan dengan Scorpio. <em>As horny as it could be</em> dah …<br />
Tapi, eit, tunggu dulu, orang-orang yang punya zodiac ini juga perlu diwaspadai. Penggoda, manipulatif, egois dan seabrek sisi negatifnya bakal nyusahin. Sumpah ! Nyusahin banget…kayak yang dialamin temen sendiri.</p>
<p><strong>Love &amp; Romance</strong><br />
<span id="more-7"></span></p>
<p>Scorpio cuman punya satu pendekatan atas konsep cinta &#8211; PASSION.<br />
Zodiak ini sangat tertarik terhadap seks, selalu memiliki selera seks yang kontinyu, dan sulit untuk ditandingi di tempat tidur.<br />
Orang-orang Scorpio punya energi yang besar untuk mengeksplorasi setiap aspek sensualitas pasangannya.<br />
Terkadang malah melibatkan sisi-sisi seks yang cenderung aneh dan erotis Wow !<br />
Bukan itu saja, Scorpio sangat intuitif bila menemukan pasangannya tidak puas dalam beberapa hal.<br />
Jika pasangannya dapat memenuhi hasrat seksualnya, Scorpio akan menjadi kekasih yang sangat loyal.<br />
Scorpio, sesuai dengan karakternya, tidak suka berkelana dengan Cinta, biasanya dia sangat setia dengan pasangannya.<br />
Pada masa awal terlihat oleh lawan jenis, Scorpio memliki kepribadian magnetis dengan mata yang menghipnotis, yang akan membuat setiap orang tergila-gila dengan pesonanya.<br />
Lebih dari itu, Scorpio juga memiliki suatu cara untuk menampilkan keseksiannya dalam setiap tingkah lakunya seperti caranya berjalan dan berbicara. Scorpio is HOT …</p>
<p><strong>Compability</strong></p>
<p><em>Scorpio vs Aries </em><br />
Persatuan antara Scorpio dengan Aries sangatlah sulit karena Aries mempunyai banyak teman dan pengagum, sedangkan Scorpio -sesuai karakternya- cenderung mengembangkan suatu kecemburuan tidak beralasan pada situasi ini.<br />
Scorpio sangat manipulatif dan dominan, sikap yang akan membuat Aries berpikir seribu kali untuk berhubungan dengan Scorpio .</p>
<p><em>Scorpio vs Taurus</em><br />
Scorpio dan Taurus cenderung akan mengalami banyak konflik karena keduanya dapat menjadi sangat keras kepala dan punya pendirian yang sulit berubah.<br />
Masing-masing bersifat posesif dan cemburu satu sama lain.</p>
<p><em>Scorpio vs Gemini</em><br />
Gemini bukanlah pasangan yang direkomendasikan untuk Scorpio.<br />
Gemini memiliki banyak teman, menjadikan Scorpio yang secara natural posesif menjadi sangat cemburu.<br />
Scorpio ingin pasangannya bangga akan dirinya, dan Gemini tidak mempunyai waktu untuk itu !</p>
<p>Scorpio vs Cancer<br />
Scorpio dan Cancer, keduanya dibimbing oleh emosi dan intuisi. Maka, perpaduan diantara kedua zodiak ini akan menjadi sangat kuat.<br />
Untungnya, dalam hal <em>relationship</em>, sudut pandang Cancer seperti tiruan dari Scorpio.<br />
Cancer, dalam keadaan apapun, tidak akan memberi ruang bagi kecemburuan Scorpio untuk berkembang. So, bisa dibilang, ini adalah pandangan yang paling sempurna.</p>
<p><em>Scorpio vs Leo</em><br />
Hubungan dengan Leo akan dipenuhi banyak masalah karena Scorpio selalu ingin mencoba kemungkinan dengan orang lain yang berada dalam pandangannya, tetapi akan menjadi sangat tersinggung bila Leo mencoba yang sama.</p>
<p><em>Scorpio vs Virgo</em><br />
Hubungan dengan Virgo akan karam sejak awal karena keduanya terlahir sebagai kritikus dan sering melemparkan keluhannya setiap saat.<br />
Scorpio dapat menjadi sangat cemburu untuk hal-hal yang tidak jelas bahkan ketika Virgo telah membuktikan untuk menjadi pasangan yang setia.<br />
<em>So</em>, pandangan Scorpio secara umum sulit dicerna oleh Virgo.</p>
<p><em>Scorpio vs Libra</em><br />
Libra akan kesulitan untuk memenuhi sikap memaksa Scorpio.<br />
Scorpio yang cenderung posesif akan membuat Libra merasa terperangkap dan terbatasi. Sikap alamiah Scorpio dapat mendorong Libra untuk menjalin affair dengan orang lain. Ketidaksetiaan seperti itu tidak pernah akan dilupakan atau dimaafkan oleh Scorpio dan akan segera melakukan pembalasan terhadap Libra.<br />
Pada sisi seksual juga terjadi perbedaan, Scorpio sangat penuh <em>passion</em> sedangkan Libra memerlukan stimulasi mental dan banyak kesenangan untuk tetap mempertahankan hubungan. Adalah tanggung jawab Scorpio untuk menyediakan stimulusnya dalam wujud buku, film, dan lain lain.<br />
Pasangan ini dapat digambarkan sebagai <em>love-hate relationship</em> yang tidak stabil dimana skalanya dapat berubah-ubah setia saat</p>
<p><em>Scorpio vs Scorpio</em><br />
Scorpio mengebangkan karakter yang seringkali ekstrim. Ketika berpasangan dengan Scorpio lain, seringkali tidak terjadi kecocokan dalam selera. Keduanya tidak akan membangun hubungan yang harmonis. <em>So</em>, peruntungan dalam hubungan ini tidaklah terlalu bagus.</p>
<p><em>Scorpio vs Sagitarius</em><br />
Scorpio sangat posesif secara alamiah dan ini tidak akan cocok dengan Sagitarius yang cenderung bebas dan independen dan menolak untuk dikekang dalam segala hal.<br />
Scorpio merasa harus mempunyai kendali dalam bidang finansial dan lainnya, hal ini akan membuat Sagitarius segera patah semangat.<br />
<em>Hence</em>, pasangan ini sepertinya tidak akan bertahan dalam perjalanan waktu.</p>
<p><em>Scorpio vs Capricornus</em><br />
Dalam berhubungan dengan Capricornus, kebutuhan Scorpio akan kedamaian bisa bertindak sebagai katalisator awal untuk membawa dua zodiak ini semakin dekat.<br />
Scorpio cenderung untuk cemburu dan menuntut setelah mengetahui karier adalah yang pertama untuk Capricorn.<br />
Keduanya bisa bersepakat dalam urusan rumah tangga dan keuangan tetapi nampaknya akan memiliki sedikit persetujuan pada hal-hal lain karena keduanya memiliki kepribadian yang berbeda. Dus, pasangan ini nampaknya akan saling mendatangan sakit kepala.</p>
<p><em>Scorpio vs Aquarius</em><br />
Scorpio yang sangat emosional senang memperlakukan Aquarius seperti aset pribadinya. Ketika ini tidak selaras dengan Aquarius, pertengkaran mulai terjadi, lengkap dengan kecemburuan dan kemarahan ekstrim. Maka, perpaduan ini seharusnya dihindari.</p>
<p><em>Scorpio vs Pisces</em><br />
Hubungan antara Pisces dan Scorpio mempunyai peluang keberhasilan yang tinggi karena keduanya mendasarkan diri pada akal sehat. Semua tindakan mereka dikendalikan oleh emosional dan passion yang stabil.<br />
Cinta Scorpio yang membara akan mendatangkan banyak kebahagiaan.<br />
Pasangan yang serasi…</p>
<p><strong>Scorpion</strong><br />
28 Oktober 1955 &#8211; Bill Gates &#8211; CEO Microsoft<br />
29 Oktober 1947 &#8211; Richard Dreyfuss &#8211; Aktor<br />
2 Nopember 1755 &#8211; Marie Antoinette &#8211; Ratu Perancis<br />
7 Nopember 1867 &#8211; Marie Curie &#8211; Ilmuwan<br />
7 Nopember 1913 &#8211; Albert Camus &#8211; Penulis</p>
<p><em>&#8220;Dari berbagai sumber dan terutama pengalaman pribadi&#8221; Sumpah ! (lagi) …<br />
</em></p>
<!-- PHP 5.x --><h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.lovesomatic.org/scorpio.html" title="karakter scorpio">karakter scorpio</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/scorpio.html" title="sifat scorpio">sifat scorpio</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/scorpio.html" title="scorpio">scorpio</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/scorpio.html" title="kepribadian scorpio">kepribadian scorpio</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/scorpio.html" title="pisces dan scorpio">pisces dan scorpio</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/scorpio.html" title="pasangan scorpio">pasangan scorpio</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/scorpio.html" title="libra dan scorpio">libra dan scorpio</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/scorpio.html" title="taurus dan scorpio">taurus dan scorpio</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/scorpio.html" title="SEKS SCORPIO">SEKS SCORPIO</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/scorpio.html" title="scorpio dan libra">scorpio dan libra</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.703 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lovesomatic.org/scorpio.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alasan kenapa Cinta PASTI ada !</title>
		<link>http://www.lovesomatic.org/alasan-kenapa-cinta-pasti-ada.html</link>
		<comments>http://www.lovesomatic.org/alasan-kenapa-cinta-pasti-ada.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 08:50:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Love & Relationship]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[delusi]]></category>
		<category><![CDATA[halusinasi]]></category>
		<category><![CDATA[jatuh cinta]]></category>
		<category><![CDATA[peradaban]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi cinta]]></category>
		<category><![CDATA[rené descartes]]></category>
		<category><![CDATA[tentang cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lovesomatic.net/alasan-kenapa-cinta-pasti-ada.html</guid>
		<description><![CDATA[Alasan kenapa Cinta ada. Cinta pasti ada karena dikenal oleh semua kebudayaan manusia. Mulai dari kebudayaan-kebudayaan kuno di Mesir, India hingga Cina.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="lightbox" href="http://www.lovesomatic.org/wp-content/uploads/Eternal-Love.jpg" title="Eternal Love"><img class="alignleft" title="Eternal Love" src="http://www.lovesomatic.org/wp-content/uploads/Eternal-Love.jpg" alt="" width="300" height="196" /></a>Cinta PASTI ada, <em>because</em>….</p>
<p>1. <strong>Cinta dikenal oleh semua kebudayaan manusia.</strong><br />
Mulai dari kebudayaan-kebudayaan kuno di Mesir, India hingga Cina mengabadikan Cinta dalam berbagai prasasti, monumen hingga legenda. Di masa modern, konsep tentang Cinta bahkan lebih terasa dalam kehidupan sehari-hari. Kebudayaan populer (pop culture) seolah menjadikan Cinta bagian dari &#8220;kemanusiaan&#8221; itu sendiri.<span id="more-12"></span></p>
<p>2. <strong>Cinta tampil dalam kata-kata di semua bahasa dunia.</strong><br />
Beberapa bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, bahkan memiliki pilihan kata yang lebih banyak (kasih, sayang, asmara, dan cinta &#8211; misalnya) dalam mengungkapkan konsep Cinta (<em>Love</em>) dibandingkan dengan bahasa-bahasa Eropa modern. Sedangkan Bahasa Yunani yang merupakan sumber dari semua bahasa di Eropa membagi cinta dalam beberapa kata yang sekaligus mewakili suatu tingkatan konseptual tertentu : <em>eros</em>, <em>philia</em>, <em>agape</em>.</p>
<p>3. Peradaban ribuan tahun manusia yang mengenang Cinta dalam filsafat, sastra dan seni akan terlihat sangat <strong>BODOH </strong>bila ternyata … Cinta tak pernah ada.<br />
Para filsuf, pujangga dan seniman dari seluruh dunia yang membentuk peradaban patut dikecam dan dikutuk karena turut bertanggung jawab atas penyesatan secara kolosal pemikiran manusia.</p>
<p>4. Jutaan orang yang jatuh cinta harus menjalani perawatan serius karena mengalami <strong>delusi </strong>dan <strong>halusinasi </strong>bila Cinta merupakan gejala kejiwaan yang menyimpang.<br />
Rumah Sakit dan klinik kesehatan harus menyediakan unit pelayanan khusus untuk menangani begitu banyak penderita &#8220;<em>Love Syndrome</em>&#8221; kronis. Spesialisasi tentang penyakit Cinta harus dikaji secara mendalam melalui kajian khusus dalam berbagai jurnal kedokteran dan psikologi. Cinta mungkin menjadi epidemi paling serius dalam sejarah eksistensi manusia.</p>
<p><em>That&#8217;s why,</em> Cinta <strong>HARUS </strong>dan <strong>PASTI </strong>ada.<br />
Jika tidak, <em>what a waste life we live for …<br />
</em>Apatisme orang-orang yang tidak percaya akan keberadaan Cinta mungkin jauh lebih mengkhawatirkan daripada status kesadaran atas eksistensinya.</p>
<p>Diktum René Descartes (1596-1650)*, yang menyatakan :<br />
&#8220;Saya berpikir,maka saya ada (Cogito, ergo sum &#8211; <em>I think, therefore I am</em>)<br />
mungkin perlu ditambah dengan<br />
<strong>&#8220;Saya mencinta, maka saya ada…..&#8221;</strong></p>
<!-- PHP 5.x --><h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.lovesomatic.org/alasan-kenapa-cinta-pasti-ada.html" title="kenapa cinta itu ada">kenapa cinta itu ada</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/alasan-kenapa-cinta-pasti-ada.html" title="kenapa cinta">kenapa cinta</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/alasan-kenapa-cinta-pasti-ada.html" title="mengapa cinta itu ada">mengapa cinta itu ada</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/alasan-kenapa-cinta-pasti-ada.html" title="cinta tak ada alasan">cinta tak ada alasan</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/alasan-kenapa-cinta-pasti-ada.html" title="diktum rene descartes cogito ergo sum">diktum rene descartes cogito ergo sum</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/alasan-kenapa-cinta-pasti-ada.html" title="cinta menurut rene descartes">cinta menurut rene descartes</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/alasan-kenapa-cinta-pasti-ada.html" title="alasan kenapa ada cinta">alasan kenapa ada cinta</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/alasan-kenapa-cinta-pasti-ada.html" title="diktum rene descartes">diktum rene descartes</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/alasan-kenapa-cinta-pasti-ada.html" title="kenapa cinta ada">kenapa cinta ada</a></li><li><a href="http://www.lovesomatic.org/alasan-kenapa-cinta-pasti-ada.html" title="alasan cinta itu ada">alasan cinta itu ada</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.62 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lovesomatic.org/alasan-kenapa-cinta-pasti-ada.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

